Padang Pariaman (UNAND) – Tim kedua Tanggap Bencana Universitas Andalas (UNAND) resmi menuntaskan rangkaian pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Padang Pariaman pada Jumat (26/12). Pelayanan terakhir dilaksanakan di Korong Talao Mundam, Kecamatan Batang Anai, sebagai bagian dari komitmen UNAND dalam mendukung pemulihan pascabencana di Sumatera Barat.
Tim kedua Tanggap Bencana UNAND bertugas selama tiga hari, terhitung sejak 24 hingga 26 Desember 2025, dengan fokus utama memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada warga terdampak. Pada hari pertama, tim melaksanakan pelayanan medis di posko pengungsian yang berlokasi di Mushalla Nagari Pasia Laweh, Korong Tanah Taban. Di lokasi tersebut, sekitar 49 kepala keluarga terpaksa mengungsi akibat rumah mereka terdampak banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut.
Selain memberikan pemeriksaan dan pengobatan bagi pengungsi, tim juga menyalurkan bantuan berupa hygiene kit yang diperuntukkan bagi ibu hamil serta perempuan usia subur. Bantuan ini diberikan sebagai upaya menjaga kebersihan dan kesehatan kelompok rentan di tengah kondisi pengungsian yang terbatas.
Pada hari kedua, pelayanan kesehatan dilanjutkan di Korong Talao Mundam, Kecamatan Batang Anai. Dalam kegiatan ini, Tim Tanggap Bencana UNAND bekerja sama dengan Puskesmas Ketaping untuk memberikan pelayanan medis kepada masyarakat sekitar yang terdampak bencana. Antusiasme warga terlihat tinggi, dengan total sebanyak 186 orang berhasil mendapatkan layanan kesehatan selama kegiatan berlangsung, mulai dari pemeriksaan umum hingga pemberian obat-obatan.
Tim kedua Tanggap Bencana UNAND diketuai oleh Dr. dr. Aladin, Sp.OG(K), dengan dukungan tenaga medis dan kefarmasian yang terdiri dari dr. Aga Perdana, dr. Siti Dwiaulia Risnomarta, dr. Fauzan Arisyi Koto, dr. Ade Putra, dr. Asyrof Habibie, apt. Dhiandra Arya Wardhana, S.Farm, serta apt. Yudi Nofrimadana, S.Farm.
Kehadiran tim ini merupakan wujud nyata peran UNAND sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan riset, tetapi juga pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat kebencanaan.
Estafet pengabdian selanjutnya akan dilanjutkan oleh Tim ketiga Tanggap Bencana UNAND yang dijadwalkan bertugas pada 26 hingga 28 Desember 2025, guna memastikan keberlanjutan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana.
Humas, Protokoler, dan Layanan Informasi Publik