Agam (UNAND) – Tim Tanggap Darurat Universitas Andalas (UNAND) ke-8 terus menunjukkan komitmennya dalam penanganan bencana dengan melaksanakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Jumat (19/12).

Pelayanan kesehatan dilakukan di beberapa titik, yaitu Rumah Singgah Talago Bawah, Pos Kesehatan Pembantu (Pustu) Masjid Taqwa Muhammadiyah Salareh Aia, serta Puskesmas Koto Alam. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya tanggap darurat dan pemulihan kondisi kesehatan masyarakat pascabencana.

Rumah Singgah Talago Bawah difungsikan sebagai tempat hunian sementara bagi pengungsi dari Nagari Salareh Aia yang rumahnya mengalami kerusakan parah akibat banjir dan longsor. Pada pelayanan di lokasi ini, tercatat tujuh pasien mendapatkan penanganan medis, dengan mayoritas mengalami luka pada bagian kaki dan tangan, seperti luka robek, tulang bergeser, hingga kondisi pasca amputasi. Tindakan medis difokuskan pada pemeriksaan lanjutan, pembersihan luka, penggantian perban, serta perawatan guna mencegah infeksi.

Pelayanan kesehatan di rumah singgah ditangani oleh dokter spesialis bedah dr. Doddy Setya Adi Putra, bersama tenaga kefarmasian Apt. M. Dzaki Ali Amran, S.Farm., serta didukung oleh relawan Tim Tanggap Darurat UNAND ke-8.

Selain itu, Tim Relawan UNAND ke-8 juga melanjutkan pelayanan kesehatan di Pustu Masjid Taqwa Muhammadiyah Salareh Aia dan Puskesmas Koto Alam. Di Puskesmas Koto Alam, pelayanan difokuskan pada bidang obstetri oleh dokter residen obgyn. Layanan kesehatan menjangkau berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia.

Tim Relawan UNAND ke-8 terdiri dari dokter spesialis, dokter residen dari berbagai bidang keilmuan antara lain anestesi, bedah, penyakit dalam, kesehatan anak, obstetri, hingga mata serta tenaga kefarmasian yang diterjunkan langsung ke lapangan sesuai dengan kebutuhan layanan.

Ketua Tim Relawan UNAND ke-8, Dr. dr. Beni Indra SpAn-TI, menyampaikan bahwa terdapat penurunan jumlah pasien dibandingkan hari sebelumnya. Hal ini diharapkan menjadi indikator awal membaiknya kondisi kesehatan masyarakat pascabencana.

Melalui pelayanan kesehatan berkelanjutan dan sinergi lintas sektor, Universitas Andalas berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana serta mendukung proses pemulihan kesehatan secara bertahap dan berkelanjutan.

 

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik