Malalak (UNAND) - Bencana alam yang melanda Sumatera Barat mendorong sejumlah perguruan tinggi negeri untuk bergerak cepat melalui pembentukan Disaster Medical Team (DMT). Inisiatif ini lahir karena banyak relawan bekerja secara terpisah dan hanya terfokus pada satu lokasi, sementara masih terdapat banyak titik lain yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Universitas Andalas bersama Universitas Airlangga dan Universitas Brawijaya kemudian membentuk tim medis terpadu yang bertujuan memperkuat sistem respons kesehatan di wilayah terdampak (8/12).

Kolaborasi ini menghadirkan tenaga medis lengkap, mulai dari dokter spesialis, apoteker, hingga tenaga kesehatan pendukung lainnya. Kehadiran DMT diharapkan mampu mempercepat proses evakuasi dan penanganan medis bagi warga yang mengalami dampak langsung bencana, terutama di daerah dengan akses terbatas.

Sebagai tahap awal, wilayah ditetapkan sebagai lokasi prioritas yakni Malalak dengan tiga kawasan yaitu puskesmas malalak, bukit malanca dan toboh yang tercatat mengalami kerusakan cukup signifikan serta membutuhkan tenaga medis berdasarkan arahan dari dinas kesehatan provinsi Sumatera Barat. Tim ini akan tinggal di Malalak hingga akhir Desember 2025, memaksimalkan pemulihan pascabencana.

Berdasarkan temuan di lapangan, rata-rata warga yang datang ke posko kesehatan mengalami ISPA, demam, GEA (gastroenteritis), batuk, dan pilek. Dalam satu hari, tim kesehatan dapat menangani sekitar 46 hingga 59 pasien selama jam pelayanan, yang umumnya berlangsung sejak pagi hingga siang mengingat intensitas hujan yang kembali meningkat. Pelayanan dilakukan dengan dua sistem, yaitu pelayanan tetap (stay) di posko kesehatan serta pelayanan mobile menuju wilayah yang jauh dari posko utama.

Dengan terbentuknya DMT lintas kampus ini, masyarakat diharapkan dapat menerima layanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi. Kolaborasi antaruniversitas ini juga menjadi bentuk komitmen dunia pendidikan dalam mendukung upaya kemanusiaan di Sumatera Barat.

 

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik